Powered By Blogger

Jumat, 03 Februari 2012

makalah batuan mata pelajaran geografi

MAKALAH GEOLOGI UMUM JENIS-JENIS BATUAN


TUGAS INDIVIDU

GEOLOGI UMUM
JENIS-JENIS BATUAN




MACAM-MACAM BATUAN DAN PEMBENTUKANNYA


I. PEMBENTUKAN BATUAN

Pembentukan berbagai macam mineral di alam akan menghasilkan berbagai jenis batuan tertentu. Proses alamiah tersebut bisa berbeda-beda dan membentuk jenis batuan yang berbeda pula. Pembekuan magma akan membentuk berbagai jenis batuan beku. Batuan sedimen bisa terbentuk karena berbagai proses alamiah, seperti proses penghancuran atau disintegrasi batuan, pelapukan kimia, proses kimiawi dan organis serta proses penguapan/ evaporasi. Letusan gunung api sendiri dapat menghasilkan batuan piroklastik. Batuan metamorf terbentuk dari berbagai jenis batuan yang telah terbentuk lebih dahulu kemudian mengalami peningkatan temperature atau tekanan yang cukup tinggi, namun peningkatan temperature itu sendiri maksimal di bawah temperature magma.

SIKLUS BATUAN




II. MACAM-MACAM BATUAN
1.BATUAN BEKU
Magma dapat mendingin dan membeku di bawah atau di atas permukaan bumi. Bila membeku di bawah permukaan bumi, terbentuklah batuan yang dinamakan batuan beku dalam atau disebut juga batuan beku intrusive (sering juga dikatakan sebagai batuan beku plutonik). Sedangkan, bila magma dapat mencapai permukaan bumi kemudian membeku, terbentuklah batuan beku luar atau batuan beku ekstrusif.
BATUAN BEKU DALAM
Magma yang membeku di bawah permukaan bumi, pendinginannya sangat lambat (dapat mencapai jutaan tahun), memungkinkan tumbuhnya kristal-kristal yang besar dan sempurna bentuknya, menjadi tubuh batuan beku intrusive. Tubuh batuan beku dalam mempunyai bentuk dan ukuran yang beragam, tergantung pada kondisi magma dan batuan di sekitarnya. Magma dapat menyusup pada batuan di sekitarnya atau menerobos melalui rekahan-rekahan pada batuan di sekelilingnya.
Bentuk-bentuk batuan beku yang memotong struktur batuan di sekitarnya disebut diskordan, termasuk di dalamnya adalah batholit, stok, dyke, dan jenjang volkanik.
Batholit, merupakan tubuh batuan beku dalam yang paling besar dimensinya. Bentuknya tidak beraturan, memotong lapisan-lapisan batuan yang diterobosnya. Kebanyakan batolit merupakan kumpulan massa dari sejumlah tubuh-tubuh intrusi yang berkomposisi agak berbeda. Perbedaan ini mencerminkan bervariasinya magma pembentuk batholit. Beberapa batholit mencapai lebih dari 1000 km panjangnya dan 250 km lebarnya. Dari penelitian geofisika dan penelitian singkapan di lapangan didapatkan bahwa tebal batholit antara 20-30 km. Batholite tidak terbentuk oleh magma yang menyusup dalam rekahan, karena tidak ada rekahan yang sebesar dimensi batolit. Karena besarnya, batholit dapat mendorong batuan yang di1atasnya. Meskipun batuan yang diterobos dapat tertekan ke atas oleh magma yang bergerak ke atas secara perlahan, tentunya ada proses lain yang bekerja. Magma yang naik melepaskan fragmen-fragmen batuan yang menutupinya. Proses ini dinamakan stopping. Blok-blok hasil stopping lebih padat dibandingkna magma yang naik, sehingga mengendap. Saat mengendap fragmen-fragmen ini bereaksi dan sebagian terlarut dalam magma. Tidak semua magma terlarut dan mengendap di dasar dapur magma. Setiap frgamen batuan yang berada dalam tubuh magma yang sudah membeku dinamakan Xenolith.Stock, seperti batolit, bentuknya tidak beraturan dan dimensinya lebih kecil dibandingkan dengan batholit, tidak lebih dari 10 km. Stock merupakan penyerta suatu tubuh batholit atau bagian atas batholit.
Dyke, disebut juga gang, merupakan salah satu badan intrusi yang dibandingkan dengan batholit, berdimensi kecil. Bentuknya tabular, sebagai lembaran yang kedua sisinya sejajar, memotong struktur (perlapisan) batuan yang diterobosnya. Jenjang Volkanik, adalah pipa gunung api di bawah kawah yang mengalirkan magma ke kepundan. Kemudaian setelah batuan yang menutupi di sekitarnya tererosi, maka batuan beku yang bentuknya kurang lebih silindris dan menonjol dari topografi disekitarnya.Bentuk-bentuk yang sejajar dengan struktur batuan di sekitarnya disebut konkordan diantaranya adalah sill, lakolit dan lopolit.
Sill, adalah intrusi batuan beku yang konkordan atau sejajar terhadap perlapisan batuan yang diterobosnya. Berbentuk tabular dan sisi-sisinya sejajar.Lakolit, sejenis dengan sill. Yang membedakan adalah bentuk bagian atasnya, batuan yang diterobosnya melengkung atau cembung ke atas, membentuk kubah landai. Sedangkan, bagian bawahnya mirip dengan Sill. Akibat proses-proses geologi, baik oleh gaya endogen, maupun gaya eksogen, batuan beku dapt tersingka di permukaan.Lopolit, bentuknya mirip dengan lakolit hanya saja bagian atas dan bawahnya cekung ke atas.Batuan beku dalam selain mempunyai berbagai bentuk tubuh intrusi, juga terdapat jenis batuan berbeda, berdasarkan pada komposisi mineral pembentuknya. Batuan-batuan beku luar secara tekstur digolongkan ke dalam kelompok batuan beku fanerik.
afanitik.

BATUAN BEKU LUAR
Magma yang mencapai permukaan bumi, keluar melalui rekahan atau lubang kepundan gunung api sebagai erupsi, mendingin dengan cepat dan membeku menjadi batuan ekstrusif. Keluarnya magma di permukaan bumi melalui rekahan disebut sebagai fissure eruption. Pada umumnya magma basaltis yang viskositasnya rendah dapat mengalir di sekitar rekahannya, menjadi hamparan lava basalt yang disebut plateau basalt. Erupsi yan
please,read bahar!...

Minggu, 13 November 2011

Perbandingan Teknologi Bluetooth VS Infrared

Perbandingan Teknologi Bluetooth VS Infrared
Bluetooth diciptakan sebagai pengembangan dari teknologi Infrared, dan keduanya memiliki peran yang sangat penting untuk pasar maupun dunianya sendiri. Bluetooth Infrared sudah menjadi bagian tersendiri dalam sejarah teknologi wireless.
Mungkin banyak yang menganggap remeh teknologi Infrared ini jika dibandingkan dengan Bluetooth, kemudahan transfer data Bluetooth memang bisa diacungi jempol. Bluetooth Infrared punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, termasuk kekurangan yang dimiliki Bluetooth juga harus menjadi bahan pertimbangan bagi Anda dalam menggunakannya.
Pada artikel kali ini, Paseban akan membahas secara rinci mengenai Bluetooth Infrared jika dibandingkan kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya.
Sejarah
Sejarah Infrared dimulai sekitar tahun 1993, ketika itu para pemimpin yang ada di bawah naungan industri komputer dan komunikasi membentuk sebuah organisasi Infra-red Data Association atau yang disingkat dengan IrDA. Tujuan pembentukan organisasi ini adalah untuk menciptakan sebuah standar dari infrared wireless data transfer. Organisasi ini beranggotakan lebih dari 150 orang dari seluruh dunia mencakup beberapa perusahaan besar dan terkemuka di belahan bumi seperti Microsoft, Sony, Nokia, Apple, AT & T, Compaq, Intel, Hewlett-Packard, Motorola, Toshiba, Hitachi dan lain sebagainya.
Meskipun protokol IrDA seperti terlempar pada tahun belakangan ini seiring munculnya protokol Bluetooth yang lebih lebih efisien dan lebih cepat, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi infrared menjadi salah satu pintu gerbang bagi perkembangan Bluetooth sekarang ini. Sedangkan pembentukan Bluetooth sendiri dimotori oleh lima perusahaan besar yaitu Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba. Mereka membentuk sebuah Special Interest Group (SIG) yang akhirnya meluncurkan proyek tersebut pada tahun 1999 dengan spesifikasi Bluetooth versi 1.0.
Nama Bluetooth diduga berasal dari sebuah nama raja pada akhir abad ke sepuluh, yaitu Harald Blatand asal Inggris juga dijuluki sebagai Harald Bluetooth. Panggilan tersbut kemungkinan karena giginya berwarna gelap, maka disebutlah Harald Bluetooth. Harald merupakan seorang raja Denmark yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang berperang sebelumnya, salah satunya adalah suku dari wilayah Norwegia dan Swedia. Bahkan wilayah Scania di Swedia, merupakan tempat di mana teknologi Bluetooth ini ditemukan.
Kemampuan raja Harald sebagai pemersatu hampir mirip dengan teknologi Bluetooth saat ini yang bisa menghubungkan berbagai peralatan seperti PC dan ponsel. Logo Bluetooth juga berasa; dari penyatuan antara dua huruf Jerman yang merupakan analog dari huruf H dan B, singkatan ini juga diduga merupakan singkatan dari Halarld Bluetooth, di mana huruf H berarti Hagall dan B berarti Blatand.
Perbandingn Infrared dan Bluetooth
Dari segi manfaat, kedua teknologi ini memiliki manfaat yang sangat besar untuk berbagai kepentingan, tetapi juga tidak selamanya kelebihan yang dimilikinya dapat memenuhi kebutuhan setiap pengguna. Berikut ini adalah perbandingan Bluetooth dan Infrared ditinjau dari berbagai sudut pandang :
  • Wireless Standar
    IrDA telah terbukti memiliki standar (50 juta unit), sedangkan Bluetooth masih dalam tahap pengembangan.
  • Transfer Data
    IrDA mampu melakukan transfer data hingga 4Mbps, 16Mbps (dalam pengembangan), sedangkan Bluetooth maksimal 1Mbps dengan kemampuan rata-rata sekitar 721Kbps.
  • Range
    IrDA memiliki rentang jarak sekitar 3 meter, sedangkan Bluetooth sekitar 30 kaki atau lebih.
  • Line of Sight
    Dalam keadaan jaringan yang penuh sesak, disarankan menggunakan IrDA,s edangkan sedangkan untuk teknologi yang memerlukan tembus dinding disarankan menggunakan Bluetooth.
  • Biaya Implementasi
    Saat ini, IrDA hanya memerlukan biaya implementasi sekitar $2, sedangkan Bluetooth untuk implementasi awal saja sudah membutuhkan biaya sebesar $20.
    Secara sekilas kita bisa mengetahui bahwa Bluetooth memang lebih unggul dari teknologi Infrared, tetapi ada beberapa hal yang patut diperhatikan dari teknologi Bluetooth ini seperti yang tertera di bawah ini :
    • Teknologi Bluetooth akan menyulitkan pengguna untuk menemukan penerima maupun pengirim data yang dimaksud apabila berada dalam suatu ruangan yang terlalu banyak penggunaan koneksi Bluetooth. Sedangkan teknologi Infrared hanya akan mendeteksi identitas si pengirim data karena proses transfernya juga mendekatkan perangkat yang satu dengan perangkat yang satunya lagi.
    • Mekanisme keamanan Bluetooth sepertinya perlu diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau penerimaan data yang dimaksud.
    • Di Indonesia, banyak kasus peredaran virus yang berasal dari Bluetooth ponsel sehingga Anda harus lebih bijak dalam menggunakannya, berbeda dengan Infrared di mana Infrared tidak rentan terkena virus. [MG]
      • Perbedaan yang menonjol pada kecepatan transfer data lebih cepat dan tidak mengalami gangguan adalah Bluetooth, dan bluetooth jaraknya lebih jauh dari pada infrared, dan bluetooth lebih baru diciptakan dari pada infrared.
      • kelebihan infrared hanya dilihat dari tahun peluncurannya, lebih tua infrared, dan infrared lebih terjamin kelancaran menstrafer data selama jarak keduannya tidak terlalu jauh.
please,read bahar!...

Minggu, 23 Oktober 2011

GOOGLE CHROME

Web browser mulai dirilis 2 September 2008 web browser ini dapat menjalankan halaman web dan aplikasi secepat kilat.
Kelebihan : A. memiliki kemampuan browsing yang lebih cepat.

Kekurangan :
a. Masih mengguanakan versi beta.
b. Penggunaanya masih terbatas pada windows XP dan Vista.

please,read bahar!...

OPERA

Pengertian :
web browser yang dikembangkan oleh Opera Software Company yang merupakan salah satu web browser dan internet Suite. Opera tidak memiliki Add-Ons tapi memiliki Opera Widgets yaitu sebuah aplikasi web kecil yang dijalankan bersamaan dengan opera.

Kelebihan :
a. Web browser ini termasuk aman dalam penggunaanya.
b. Bebas dari pop up.

Kekurangan :
a. Loadingnya agak lambat terutama dalam membaca script pada beberapa halaman situs.

please,read bahar!...